saat pertama liburan kami sekeluarga
akan pergi ke rumah saudara ku yg ingin pulang kampung, dan saudara ku ini
memiliki usaha jadi saudaraku ini meminta kami sekeluarga untuk menjaga warung
saudara ku, kami pun besiap-siap akan pergi ke rumah saudaraku, setelah selesai
bersiap-siap kami pun berangkat ke rumah saudaraku dengan menaiki angkutan
umum,
di tengah perjalanan adikku mulai
merasa mual-mual seperti ingin muntah, karena adikku ini tidak kuat jika
berpergian jauh, kami pun memutuskan untuk berhenti sejenak, untuk membeli
minum dan obat untuk adikku, setelah adikku merasa baikan kami melanjutkan
perjalanan kami yang tertunda tadi,
akhirnya kami sampai di
persimpangan rumah saudaraku, kami pun turun dari angkutan umum dan melanjutkan
dengan berjalan kaki, jark antara rumah saudaraku dengan persimpangannya
memeang cukup jauh tapi kami senang karena melihat pemandangan yaitu sunset,
kami pun akhirnya tiba di rumah saudaraku,
setibanya di rumah saudaraku, kami
pun istirahat sejenak dan mandi agar badan segar kembali, keesokan harinya kami
mulai menjaga warung saudaraku ini, kami menjaganya secara bergantian, jika ada
yg sudah lelah akan digantikan begitupun seterusnya, waktu solat tiba kami pun
melaksanakan solat terlebih dahulu, setelah solat kami makan dan mulai menjaga
warung kembali,
saat malam sebelum hari raya, di sana
kami senang sekali, karena banyak orang yang menyambut hari raya dengan berbagi
cara, ada yang keliling sambil memukul beduk dan ada juga yang menyalakan
petasan, esok pagi nya kami saling meminta maaf ke kedua orang tua dan kakak,
setelah itu kami menelpon saudara yg lain untuk meminta maaf,
kami di sana sekitar 12 hari, ini hari
terakhir kami di rumah saudaraku, karena saudaraku sudah pulang kembali ke
sini, kami juga harus pulang ke rumah kami karena besok lusa kami sudah
sekolah, sebelum kami pulang kami terlebih dahulu berpamitan, dan kami akhirnya
berangkat pulang ke rumah,
kami senang pulang ke rumah, tapi
juga sedih karena aku harus meninggalkan kawan baru, saat di tengah perjalanan
kami melihat insiden, yaitu bis yg miring, karena ingin melewati pembatas
jalan, kami berhenti sejenak untuk makan, dan kau kembali melanjutkan
perjalanan, akhirnya tiba juga di rumah,
itulah cerita liburanku